17.12.11

Critical Review atas artikel Mico Raco & John Flint Berjudul : Communities, Place and Institusional Relations : Assessing the Role of Area – Based Community Representation in Local Governance


Summary


Dalam artikelnya yang berjudul Communities, Place and Institusional Relations : Assessing the Role of Area – Based Community Representaion in Local Governance, Mico Raco dari Department of Geography, University of Reading, Whiteknights, Reading RG6 6AB, UK dan John Flint dari Department of Urban Studies, University of Glasgow, 25 Bute Gardens, Glasgow G12 RS, UK menjelaskan tentang hubungan antara otoritas lokal dengan masyarakat di Skotlandia.

14.12.11

Teori, Perencanaan dan Pembangunan

Pandangan tentang Teori
“Tidak ada gerakan revolusioner tanpa teori revolusioner” demikian slogan yang sering dikumandangkan oleh para Marxian ketika merencanakan sebuah tindakan atau menganalisis sebuah fenomena. Pernyataan tersebut sebenarnya lebih menunjukkan posisi teori dalam ranah ilmu pengetahuan. Teori adalah kompas yang memandu seseorang dalam melakukan perjalanan intelektual, tanpa teori seseorang akan kesulitan dalam menentukan sikap atau arah perjalanannya. Meski posisi teori dalam ranah ilmu pengetahuan sedemikian penting namun  seringkali interpretasi seseorang atau sekelompok orang terhadap sebuah teori bisa berbeda ketika berhadapan dengan suatu objek, gejala atau fenomena tertentu. Perbedaan tersebut bisa jadi karena memang terdapat perbedaan dalam mendefinisikan teori sebagai bagian dari proses penelitian (dalam arti sempit) atau teori sebagai sebuah konsepsi filosofis.

11.4.10

Membangun Institusi Local Sebagai Mitra Dalam Program Nangkis


Persoalan kemiskinan terkait dengan paradigma pembangunan yang digunakan penguasa. Di zaman orde baru, pemerintah Indonesia sangat bersemangat dalam mengejar pertumbuhan ekonomi dengan keyakinan penuh trickle down effect akan terjadi sehingga kue pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali kaum miskin, kenyataannya eksploitasi sumberdaya alam yang tak terkendali demi mengejar pertumbuhan ekonomi ditambah dengan mental birokrasi yang koruptif semakin mempercepat proses pemiskinan.

7.11.09

Teknologi Informasi

Abad 21 jelas merupakan abad teknologi informasi. Semua hal di dunia ini sekarang dengan mudah bisa diakses. Jarak sudah tidak lagi menjadi masalah, dalam kecepatan detik kita bisa berhubungan dengan orang lain yang berjarak ribuan KM hanya dengan segenggam ponsel atau internet, bahkan kita juga bisa melihat wajah orang yang bersangkutan didalam layar ponsel atau monitor komputer kita. Sebuah peristiwa besar di belahan dunia lain dapat kita ketahui secara real time. Dunia kita sekarang ini- meminjan istilah Mc Luhan, seorang futurolog ternama- telah menjadi sebuah desa buana. Batas-batas wilayah antar negara telah menjadi sangat artifisial. Inilah revolusi terbesar umat manusia, dongeng yang menjadi kenyataan, cerita tentang kemampuan telepati seolah menemukan penjelaan ilmiahnya saat ini, setelah ribuan tahun berlalu. Mantra-mantra telah digantikan dengan rumus matematika.


6.11.09

Back to My Little World

Akhir-akhir ini headline berita banyak di dominasi oleh pertarungan antara cicak dan buaya. TV, koran, tak henti-hentinya meliput perkembangan terbaru, bahkan dari dunia maya, para facebooker tak kalah garang mengekspresikan sikap mereka lewat tulisan-tulisan singkat di dalam status maupun comment. Salah seorang kawanku meng-update status facebook nya dengan bahasa yang sangat keras, baru kali ini aku membaca statusnya dengan bahasa seperti itu, biasanya dia menulis dengan bahasa yang soft dan sopan, menunjukkan kadar intelektualitasnya yang terus terasah. Bagiku ini jelas menunjukkan kegeraman yang luar biasa, sebuah

5.11.09

Review Kritis Program Desentralisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Perum BKJ Semarang

P E N D A H U L U A N

Tulisan ini merupakan tinjauan kritis (Critical Review) atas pelaksanaan Program Desentralisasi Pengelolaan Sampah Masyarakat Perumahan Bukit Kencana Jaya kota Semarang (Perum BKJ). Bahan dari critical review ini adalah Dokumen Laporan Akhir Pelaksanaan Program yang di susun oleh Yayasan Bintari kota Semarang didukung oleh ProLH GTZ sebagai konsultan program. Program ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan kualitas Daerah Aliran Sungai (DAS) Babon yang disebabkan oleh limbah Perum BKJ. Bahkan, debit air mengalami penurunan karena kualitas daerah resepan air dibagian hulu mengalami penurunan sehingga mengurangi pasokan air untuk masyarakat. Berdasarkan hasil identifikasi bahwa kegiatan perumahan di sepanjang DAS Babon ternyata memberikan kontribusi terhadap pencemaran sungai baik dari limbah padat maupun limbah cair.

1.11.09

Perspektif Sitar Dalam Pengelolaan Kawasan yang Cepat Berkembang di Sekitar Kampus UNDIP Tembalang

Pendahuluan
Tema tentang perencanaan menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari aktivitas manusia. Karena sifatnya yang inheren dengan kehidupan manusia maka tidaklah mengherankan jika perencanaan menjadi issu penting yang melahirkan banyak sekali kajian-kajian. Persoalan perencanaan telah menarik minat banyak ilmuwan social yang kemudian merumuskannya kedalam berbagai teori perencanaan. Namun demikian teori tidak lebih dari pedoman untuk membantu memahami sebuah fenomena dan selanjutnya menyusun hipotesa tentang fenomena tersebut. Karena ruang lingkup perencanaan terkait dengan aktivitas/kegiatan manusia yang luas dan dinamis maka tidaklah mudah mendefinisikan perencanaan semata-mata kedalam model matematika yang statis. Itulah sebabnya sebuah fenomena selalu bisa dilihat dari berbagai pespektif atau sudut pandang.