5 Nov 2009

Back to My Little World

Akhir-akhir ini headline berita banyak di dominasi oleh pertarungan antara cicak dan buaya. TV, koran, tak henti-hentinya meliput perkembangan terbaru, bahkan dari dunia maya, para facebooker tak kalah garang mengekspresikan sikap mereka lewat tulisan-tulisan singkat di dalam status maupun comment. Salah seorang kawanku meng-update status facebook nya dengan bahasa yang sangat keras, baru kali ini aku membaca statusnya dengan bahasa seperti itu, biasanya dia menulis dengan bahasa yang soft dan sopan, menunjukkan kadar intelektualitasnya yang terus terasah. Bagiku ini jelas menunjukkan kegeraman yang luar biasa, sebuah

REVIEW KRITIS PROGRAM DESENTRALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MASYARAKAT PERUMAHAN BUKIT KENCANA JAYA SEMARANG

P E N D A H U L U A N

Tulisan ini merupakan tinjauan kritis (Critical Review) atas pelaksanaan Program Desentralisasi Pengelolaan Sampah Masyarakat Perumahan Bukit Kencana Jaya kota Semarang (Perum BKJ). Bahan dari critical review ini adalah Dokumen Laporan Akhir Pelaksanaan Program yang di susun oleh Yayasan Bintari kota Semarang didukung oleh ProLH GTZ sebagai konsultan program. Program ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan kualitas Daerah Aliran Sungai (DAS) Babon yang disebabkan oleh limbah Perum BKJ. Bahkan, debit air mengalami penurunan karena kualitas daerah resepan air dibagian hulu mengalami penurunan sehingga mengurangi pasokan air untuk masyarakat. Berdasarkan hasil identifikasi bahwa kegiatan perumahan di sepanjang DAS Babon ternyata memberikan kontribusi terhadap pencemaran sungai baik dari limbah padat maupun limbah cair.

1 Nov 2009

PERSPEKTIF SITAR DALAM PENGELOLAAN KAWASAN YANG CEPAT BERKEMBANG DI SEKITAR KAMPUS UNDIP TEMBALANG

Pendahuluan
Tema tentang perencanaan menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari aktivitas manusia. Karena sifatnya yang inheren dengan kehidupan manusia maka tidaklah mengherankan jika perencanaan menjadi issu penting yang melahirkan banyak sekali kajian-kajian. Persoalan perencanaan telah menarik minat banyak ilmuwan social yang kemudian merumuskannya kedalam berbagai teori perencanaan. Namun demikian teori tidak lebih dari pedoman untuk membantu memahami sebuah fenomena dan selanjutnya menyusun hipotesa tentang fenomena tersebut. Karena ruang lingkup perencanaan terkait dengan aktivitas/kegiatan manusia yang luas dan dinamis maka tidaklah mudah mendefinisikan perencanaan semata-mata kedalam model matematika yang statis. Itulah sebabnya sebuah fenomena selalu bisa dilihat dari berbagai pespektif atau sudut pandang.

28 Okt 2009

Pantai


Menikmati keindahan Pantai Teluk Penyu di Cilacap pada pagi hari sungguh mengasyikkan. Deburan ombak, lebutnya pasir pantai, kehangatan sinar matahari pagi yang baru saja terbit benar-benar memberikan sensasi tersendiri. Aku benar-benar terpana, barangkali karena selama ini aku terlalu disibukkan oleh "duniaku" sendiri ( mungkin termasuk anda juga ), sebuah dunia yang kita ciptakan dari ketidak berdayaan dan ketidaksadaran, sebuah rutinitas yang membuat kita tak ubahnya seperti mesin. kita menjadi terasing dengan diri kita sendiri, tidak mampu mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh "diri sejati" kita.

27 Okt 2009

Jalan-jalan